Minggu, 08 Mei 2016

Budaya Cimeeh orang Pariaman



Budaya Cimeeh orang Pariaman

Pariaman adalah sebuah daerah yang terletak dipesisir Sumatera Barat. Sebagai bagian dari kebudayaan Minangkabau, Pariaman tampil dengan keunikannya sendiri. Mulai dari alamnya, kulinernya, budayanya dan orang orangnya. Bicara tentang orang orangnya, pasti lekat sekali ditelinga kita, urang piaman tu pancimeeh. Cimeeh kalau diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah ejekan, tapi dengan cara yang unik. Ada dengan cara memuji tapi niat hati untuk mengejek, hal ini tergambar jelas dari raut muka si pencimeeh. Ada dengan cara menyindir, dan lain lain.
 Nah, di Pariaman cimeeh sudah membudaya dan sering dijadikan bahan lelucon bahkan suatu kebanggaan ketika bertemu orang luar Pariaman. Bangga disini bukan sesuatu yang negatife, tapi bangga bahwa orang Pariaman mempunyai karakter tersendiri di dalam masyarakat Minangkabau. Di Pariaman cimeeh diartikan bukan sebuah ejekan, akan tetapi esensi dari penyemangat yang di bumbui oleh lelucon lelucon. Sesuatu yang di cimeeh itu adalah sesuatu yang baru di masyarakat atau baru pada suatu kelompok. Contohnya ketika seorang pemuda SMA yang pada usia sewajarnya melakukan kegiatan bersama teman temannya seperti nongkrong, jalan jalan, dan lain lain. Namun pemuda ini melakukan kegiatan diluar kebiasaan anak SMA pada umumnya, yaitu berorganisasi. Lalu muncul cimeeh,”eh ado aktivis mah”, cimeeh cimeeh seperti ini lumrah dikalangan orang Pariaman dan biasanya ditanggapi santai dan tertawa.
Jika ditarik lebih luas, soal kesuksesan perantau Pariaman di luar. Cimeeh juga mempunyai andil dalam kesusksesan perantau Pariaman. Bagi saya pribadi tidak heran mengapa orang Pariaman banyak yang sukses diperantauan, karena ia tumbuh dan dibesarkan oleh cimeeh cimeeh yang pada dasarnya adalah penyemangat untuk meraih impian. Pada umumnya orang Minangkabau adalah pencimeeh, tapi saya hanya menemukan di Pariaman lah cimeeh itu berkembang menjadi penyemangat dan lelucon. Ada suatu hari ketika kami para murid membuat olok olokan bersama guru ingin mendirikan Partai Cimeeh Indonesia atau disingkat (PCI) lalu kami pun tertawa bersama-sama menertawakan identitas yang dianggap negatife bagi orang luar Pariaman.
Sebenarnya orang luar Pariaman lah yang me-labeli urang piaman pancimeeh, dikarenakan orang Pariaman adalah orang yang suka bergaul, bercanda dan paota. Jadi untuk bumbu bumbu leluconnya dicarilah sesuatu yang bisa dicimeeh dan membuat orang tertawa. Tapi pada dasarnya cimeeh orang Pariaman bukan untuk menghina tapi sebaliknya ialah untuk menghibur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar