Budaya Cimeeh orang Pariaman
Pariaman adalah
sebuah daerah yang terletak dipesisir Sumatera Barat. Sebagai bagian dari
kebudayaan Minangkabau, Pariaman tampil dengan keunikannya sendiri. Mulai dari
alamnya, kulinernya, budayanya dan orang orangnya. Bicara tentang orang
orangnya, pasti lekat sekali ditelinga kita, urang piaman tu pancimeeh. Cimeeh
kalau diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah ejekan, tapi dengan cara yang
unik. Ada dengan cara memuji tapi niat hati untuk mengejek, hal ini tergambar
jelas dari raut muka si pencimeeh.
Ada dengan cara menyindir, dan lain lain.
Nah, di Pariaman cimeeh sudah membudaya dan sering dijadikan bahan lelucon bahkan
suatu kebanggaan ketika bertemu orang luar Pariaman. Bangga disini bukan
sesuatu yang negatife, tapi bangga bahwa orang Pariaman mempunyai karakter
tersendiri di dalam masyarakat Minangkabau. Di Pariaman cimeeh diartikan bukan sebuah ejekan, akan tetapi esensi dari
penyemangat yang di bumbui oleh lelucon lelucon. Sesuatu yang di cimeeh itu adalah sesuatu yang baru di
masyarakat atau baru pada suatu kelompok. Contohnya ketika seorang pemuda SMA
yang pada usia sewajarnya melakukan kegiatan bersama teman temannya seperti
nongkrong, jalan jalan, dan lain lain. Namun pemuda ini melakukan kegiatan
diluar kebiasaan anak SMA pada umumnya, yaitu berorganisasi. Lalu muncul
cimeeh,”eh ado aktivis mah”, cimeeh
cimeeh seperti ini lumrah dikalangan orang Pariaman dan biasanya ditanggapi
santai dan tertawa.
Jika ditarik lebih
luas, soal kesuksesan perantau Pariaman di luar. Cimeeh juga mempunyai andil
dalam kesusksesan perantau Pariaman. Bagi saya pribadi tidak heran mengapa
orang Pariaman banyak yang sukses diperantauan, karena ia tumbuh dan dibesarkan
oleh cimeeh cimeeh yang pada dasarnya adalah penyemangat untuk meraih impian.
Pada umumnya orang Minangkabau adalah pencimeeh, tapi saya hanya menemukan di
Pariaman lah cimeeh itu berkembang menjadi penyemangat dan lelucon. Ada suatu
hari ketika kami para murid membuat olok olokan bersama guru ingin mendirikan
Partai Cimeeh Indonesia atau disingkat (PCI) lalu kami pun tertawa bersama-sama
menertawakan identitas yang dianggap negatife bagi orang luar Pariaman.
Sebenarnya orang luar
Pariaman lah yang me-labeli urang piaman
pancimeeh, dikarenakan orang Pariaman adalah orang yang suka bergaul,
bercanda dan paota. Jadi untuk bumbu
bumbu leluconnya dicarilah sesuatu yang bisa dicimeeh dan membuat orang
tertawa. Tapi pada dasarnya cimeeh orang Pariaman bukan untuk menghina tapi
sebaliknya ialah untuk menghibur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar